Dalam bisnis makanan, perusahaan tidak hanya perlu menjaga kualitas bahan baku dan proses produksi. Perusahaan juga harus mencegah kontaminasi dari hama seperti serangga dan tikus.
Hama dapat mencemari bahan pangan, merusak kemasan, serta menurunkan kualitas produk. Selain itu, keberadaan hama juga dapat membuat konsumen kehilangan kepercayaan terhadap merek.
Karena itu, pengendalian hama pada bisnis makanan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas produk dan reputasi perusahaan.
Hama Bukan Sekadar Gangguan
Sebagian orang masih menganggap hama sebagai masalah kecil. Namun, pada bisnis makanan, keberadaan hama dapat menimbulkan dampak yang lebih serius.
Kumbang, ngengat, kecoa, dan tikus dapat masuk ke area penyimpanan maupun produksi. Kemudian, hama dapat merusak bahan pangan, kemasan, atau meninggalkan kotoran dan bagian tubuh pada produk.
Selain itu, hama sering bersembunyi di tempat yang sulit terlihat. Misalnya, hama dapat berkembang di celah bangunan, belakang peralatan, saluran air, atau sudut gudang.
Akibatnya, perusahaan kadang baru menyadari masalah ketika jumlah hama sudah meningkat.
Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya tidak menunggu hama terlihat dalam jumlah banyak. Inspeksi dan monitoring secara rutin dapat membantu menemukan tanda infestasi lebih awal.
Hama Bisa Merusak Kepercayaan Pelanggan
Kepercayaan pelanggan menjadi salah satu aset penting dalam bisnis makanan. Jika pelanggan menemukan serangga, kotoran, atau tanda kontaminasi pada produk, mereka dapat langsung meragukan kualitas produk tersebut.
Selain itu, keluhan pelanggan kini dapat menyebar dengan cepat melalui media sosial dan platform ulasan.
Satu unggahan negatif dapat memengaruhi cara konsumen melihat suatu merek. Bahkan, masalah pada satu produk dapat ikut memengaruhi citra perusahaan secara keseluruhan.
Karena itu, perusahaan perlu melihat pengendalian hama sebagai bagian dari perlindungan reputasi, bukan hanya kegiatan tambahan di area produksi.
Pencegahan Lebih Baik daripada Menunggu Masalah
Perusahaan dapat mengurangi risiko hama dengan menjaga kebersihan fasilitas.
Sisa makanan, tumpahan bahan, sampah, dan genangan air dapat menarik hama. Oleh sebab itu, tim perlu membersihkan area produksi dan penyimpanan secara rutin.
Selain sanitasi, perusahaan juga perlu melakukan beberapa langkah berikut:
- memeriksa bahan baku yang masuk,
- menjaga area penyimpanan tetap rapi,
- menutup celah yang dapat menjadi jalur masuk hama,
- melakukan monitoring secara rutin,
- mengelola sampah dengan baik,
- serta mencatat setiap tanda aktivitas hama.
Dengan langkah tersebut, perusahaan dapat menemukan masalah sebelum berkembang menjadi infestasi yang lebih besar.
Pentingnya Monitoring Hama
Monitoring membantu perusahaan mengetahui lokasi dan tingkat aktivitas hama.
Tim dapat memasang alat monitoring pada area yang berisiko, seperti gudang, ruang produksi, area sampah, dan jalur masuk barang.
Selanjutnya, tim perlu mengevaluasi hasil monitoring secara berkala. Jika aktivitas hama meningkat, perusahaan dapat segera mencari penyebab dan melakukan tindakan koreksi.
Dengan demikian, pengendalian menjadi lebih terarah dan tidak hanya mengandalkan penyemprotan pestisida.
Karyawan Juga Berperan dalam Pengendalian Hama
Program pengendalian hama tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pest control.
Karyawan yang bekerja setiap hari di fasilitas juga memiliki peran penting. Mereka sering menjadi orang pertama yang melihat tanda aktivitas hama.
Karena itu, perusahaan perlu memberikan pelatihan dasar kepada tim mengenai:
- jenis hama yang sering muncul,
- tanda keberadaan hama,
- area yang perlu diperhatikan,
- cara menjaga sanitasi,
- serta prosedur melaporkan temuan.
Semakin cepat karyawan melaporkan tanda hama, semakin cepat pula perusahaan dapat melakukan tindakan.
Pengendalian Hama Membantu Menjaga Reputasi Bisnis
Pengendalian hama yang baik membantu perusahaan menjaga keamanan produk sekaligus mempertahankan kepercayaan pelanggan.
Selain itu, program pengendalian yang terencana dapat membantu mengurangi risiko kerusakan produk, komplain pelanggan, hingga biaya penanganan infestasi.
Oleh karena itu, perusahaan makanan sebaiknya menerapkan pengendalian hama sebagai bagian dari sistem operasional secara rutin.
Tingkatkan Kemampuan Tim Bersama AhliHama
Ingin tim Anda lebih siap menghadapi risiko hama di area produksi dan penyimpanan?
Ikuti Pelatihan Pengendalian Hama bersama AhliHama untuk meningkatkan kemampuan tim dalam mengenali hama, melakukan monitoring, memahami tanda infestasi, serta menerapkan strategi pengendalian yang tepat.
Daftarkan tim Anda dan mulai bangun sistem pengendalian hama yang lebih efektif untuk menjaga kualitas produk dan reputasi bisnis.
Author: Dherika
Referensi
Kimura, A., Magariyama, Y., Miyanoshita, A., Imamura, T., Shichiri, K., Masuda, T., & Wada, Y. (2014). Effect of risk information exposure on consumers' responses to foods with insect contamination. Journal of Food Science, 79(3), S541–S551. https://doi.org/10.1111/1750-3841.12331.
Morrison, W. R., III, Bruce, A., Wilkins, R. V., Albin, C. E., & Arthur, F. H. (2019). Sanitation improves stored product insect pest management. Insects, 10(3), 77. https://doi.org/10.3390/insects10030077
Arthur, F. H., Morrison, W. R., & Campbell, J. F. (2015). Sanitation's impact on the effectiveness of the pest management programs of food processing facilities. Journal of Stored Products Research, 60, 48–53. https://doi.org/10.1016/j.jspr.2014.09.010
Guru, P. N., et al. (2022). A comprehensive review on advances in storage pest management: Current scenario and future prospects. Frontiers in Sustainable Food Systems, 6, 993341. https://doi.org/10.3389/fsufs.2022.993341
Stejskal, V., Vendl, T., Aulický, R., & Athanassiou, C. G. (2021). Synthetic and natural insecticides: Gas, liquid, gel and solid formulations for stored-product and food-industry pest control. Insects, 12(7), 590. https://doi.org/10.3390/insects12070590
Trematerra, P., & Fleurat-Lessard, F. (2015). Food industry practices affecting pest management. Stewart Postharvest Review, 11(1), 1–8. https://doi.org/10.2212/spr.2015.1.2
Hagstrum, D. W., & Phillips, T. W. (2017). Evolution of stored-product entomology: Protecting the world food supply. Annual Review of Entomology, 62, 379–397. https://doi.org/10.1146/annurev-ento-031616-035146.

